Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliner. Tampilkan semua postingan
Jumat, 05 Mei 2017

5 Makanan Tradisional Khas Bali Murah Meriah

Berwisata ke Bali pastinya akan berkeliling menikmati setiap sudut tempat wisata yang di tawarkan dan tak ada salahnya mencicipi makanan Khas Bali. Olahan masakan khas Bali memiliki daya tersediri bagi penikmatnya, karena racikan dalam masakan di bumbui dengan rempah-rempah yang menonjolkan rasa kuat dan pedas.

Tak terbantahkan bahwa Bali menjadi surganya dunia. Jika Anda ke Bali jangan lupa mencoba makanan khas Bali yang terkenal sangat enak. Nah, bagi muslin Anda harus lebih memilih secara teliti makanan khas di Bali yang ingin Anda santap. Sebab beberapa makanan tersebut ada yang berbahan daging babi.

Berlibur tak hanya mengeksplor tempat wisata alam ataupun wisata-wisata lainnya, untuk mengisi perut cobalah cicipi masakan khas Bali yang ekspetakuler lezatnya. Di bawah ada beberapa rangkuman makanan khas Bali yang bisa menjadi incaran atau bahan pilihan sebelum memesannya.

1. Ayam Betutu

 Berbahan seekeor ayam yang di olah sedemikian rupa, dengan berbahan daging ayam dan semua kalangan pastinya suka dengan kenikmatannya. Yah, Ayam Betutu adalah makanan khas Bali yang tak asing bagi wisatawan dan hampir kesemuanaya pernah mencicipi kelezatan yang di tawarkan oleh hidangan ini.

Kuliner Ayam Betutu mempunyai cita rasa yang sangat lezat, enak, banyak sensasi dan menonjolkan rasa pedas. Karena dalam proses mengolahnya menggunakan bumbu cabai yang cukup banyak yang dimasak berbarengan dengan ayam sehingga bumbu meresap sampai ke dalam daging. Para pecinta makan pedas, bersiaplah kangen dan jatuh hati dengan Ayam Betutu yang berlimpahkan rempah-rempah.

Awal pembuatannya bumbu di masukkan kedalam perut ayam kampung, kemudian daging ayam di bungkus dengan daun pisang dan dipangang menggunakan bara api sekam dengan waktu 1 hari / 24 jam penuh. Tidak hanyak ayam saja yang bisa di olah menjadi masakan betutu, telusur punya telusur ternyata ada juga olahan bebek betutu.

Alamat :
- Ayam Betutu Khas Gilimanuk berada di Jalan raya Tuban No. 2X, Kuta, Bali, Indonesia.
- Ayam Betutu Pak Man berada di tempat makan Khas tradisional bali, Jl. Raya Kuta, No. 72X, Kuta, Bali, Indonesia.
Dan tak perlu pusing mencari makanan khas Bali satu ini karena di setiap sudut daerah banyak sekali yang menjajakannya.

2. Nasi Tepeng

 Pedas luar biasa yang ditawarkan makanan khas Bali bernama Nasi Tepeng, yang mana dimasak dengan racikan lengkap rempah-rempah dan lada yang identik dengan rasa pedas yang nendang. Nasi Tepeng di lengkapi dengan sayuran seperti kacang merah, kacang panjang, gori ( nangka muda ), terong, kelapa parut, daun kelor semakin menambah kelezatannya.

Untuk penyajiannya juga memiliki ciri khas tersendiri walaupun kuliner yang satu ini berbahan dasar nasi. Dengan adanya racikan yang berbeda menghasilkan cita rasa unik, menarik dan tentunya akan memberikan ketagihan. Penyajiannya menggunakan alas daun pisang, dan Nasi Tepeng merupakan salah satu jenis makanan untuk sarapan bagi masyarakat Gianyar.

Jika Anda ingin mencobanya olahan khas Bali ini akan dengan mudah di jumpai di Pasar Senggol. Dari Patung Ciung Wanara menuju ke arah Lapangan Gianyar hingga di Jalan Ngurah Rai, tepat di depan Pasar Umum Gianyar di sinilah Pasar Senggol yang di buka ulai dari pukul 18:00 – 23:00 waktu setempat.

3. Nasi Sela ( Ubi )

 Sejarah terciptanya Nasi Sela ( ubi ) adalah ketika masyarakat Bali sedang dilanda peceklik, akhirnya menambahkan ubi pada nasi untuk memperbanyak menunya. Ternyata perpaduan nasi dan ubi menhasilkan cita rasa yang enak seperti sedikit manis apalagi berpadu dengan lauk yang kaya rasa, membuat olahan Nasi Sela menjadi sangat istimewa.

Sementara untuk lauknya bisa di variasikan menurut selera, ada yang menggunakan lauk Ayam Betutu, Sate Kulit Ayam, Pindang Tongkol, Urab Sayur Kacang, dan lain-lain. Meskipun kuliner ini sudah mengalami perubahan yang tak berarti, Anda tetap masih bisa menyatap dan mencobanya di “Warung Mek Luh” yang berlokasi di depan RSUD Karangasem atau “Warung Nyoman Sate Tuna Nasi Sela” yang beralamatkan di Jl. Raya Anggungan No.11, Mengwi, Kabupaten Buleleng, Bali, Indonesia.

4. Nasi Campur Ayam Bali

 Seandainya berlibur di Pulau dewata dan tidak sempat mencicipi berbagai kuliner khasnya, menu masakan Nasi Campur Ayam Bali bisa menjadi pilihannya. Sebab menu ini berisikan beragam kuliner Pulau Dewata yang disajikan didalam satu piring. Yang lebih menariknya lagi, di setiap rumah makan menu ini selalu tampil dengan lauk yang bervariasi.

Nasi Campur Ayam Bali umumnya dibuat dari nasi putih, sate, sate lilit, kacang goreng, urab, lawar, tum ayam, ayam betutu, ayam sisit, pepes ikan, telur, udang bumbu Bali, ares, dan di lengkapi dengan sambal mentah. Kekhasan Nasi Camapur Bali memiliki cita rasa pedas yang segar yang mana di hasilkan dari sambal mentahnya tersebut.

5. Nasi Jinggo

Nasi Jinggo atau Nasi Jenggo dalam bahasa “Hokkien” adalah Jeng Go yang memiliki arti “seribu lima ratus”. Nasi Jinggo merupakan nasi siap saji yang di bungkus dengan daun pisang berposri kecil sekitar sekepalan orang dewasa. Karena porsi Nasi Jinggo sangat sedikit, pembeli biasanya tak cukup hanya menyantap satu porsi saja.

Seperti halnya Nasi Kucing yang di jual di warung angringan pada umumnya, lauk dari pada Nasi Jinggo juga bervariasi seperti ayam suwir, mie goreng, kering tempe, telor dadar dan lain sebagainya. Nasi Jinggo sudah ada dari tahun 1997 sebelum krismon,kini di jual mulai dari harga Rp 1.500, 2.000 hingga 5.000 per porsinya.

Nasi Jingga termasuk makanan ngehits di Bali, sehingga akan mudah Anda temukan di pinggir-pinggir jalan di daerah Pulau Dewata ini. Biasanya pedagang Nasi Jinggo akan membuka stand seadanya di pinggir jalan dimana Nasi Jinggo dijajakan.
Kamis, 04 Mei 2017

Oleh - Oleh Khas Malang

1. Apel


Kota Malang selalu identik dengan buah apelnya. Tak mengherankan jika buah yang satu ini pun selalu menjadi primadona oleh-oleh khas. Terdapat dua jenis apel di kota ini yang populer yaitu apel manalagi dan apel ana. Apel manalagi berbentuk bulat dengan warna hijau dan rasanya manis segar. Hal ini berbeda dengan apel ana yang berbentuk sedikit lonjong dengan semburat warna merah dan rasanya lebih asam.
Buah apel sangat mudah sekali ditemui di Malang. Anda bisa membelinya di kawasan agrowisata, pasar dan juga pedagang buah pinggir jalan. Jangan lupa menawar agar bisa mendapat harga yang lebih terjangkau ya.

2. Sari Apel

 Cara lain membawa buah apel sebagai oleh-oleh adalah dengan membelinya dalam bentuk sari buah. Sari buah ini dibuat dari apel segar pilihan. Apel terlebih dahulu dicuci dan dibuang bijinya. Setelah itu, apel masuk ke mesin peras yang akan memisahkan sari buah dari ampasnya. Jenis apel yang biasa digunakan adalah apel romebeauty dan apel manalagi.
Terdapat banyak sekali produsen sari buah apel ini. Anda tentunya harus pintar-pintar memilih mana yang tidak menggunakan pemanis buatan dan tanpa tambahan bahan pengawet. Sari buah apel ini bisa Anda temukan di banyak pusat oleh-oleh dan juga kawasan tempat wisata di Malang.

3. Aneka Pastry Buah di Malang Strudel


Inilah adalah oleh-oleh terbaru dari Malang. Resmi dibuka akhir 2014, Malang Strudel menyediakan Strudel berbagai varian rasa. Strudel sendiri merupakan pastry atau kue berlapis dengan isi aneka buah. Di sini, selain menemukan Strudel isi apel, Anda juga bisa menemukan strudle dengan varian lain seperti stroberi, mix fruit, pisang dan nanas.
Penasaran dengan rasa oleh-oleh baru khas Malang ini? Langsung saja datang ke Malang Strudel yang berlokasi di Jalan Ardimulyo Nomor 14, Singosari.

4. Aneka Keripik Buah


Tanah yang subur membuat lahan di Malang cocok untuk budidaya buah apa pun. Panen buah yang melimpah membuat warga Malang harus putar otak agar buah masih bisa dikonsumsi dalam jangka waktu yang lebih lama. Akhirnya, terciptalah aneka keripik buah khas kota Malang.
Beragam buah bisa dikreasikan menjadi keripik. Buah yang sebelumnya juicy dan segar, ternyata melalui proses panjang bisa jadi garing dan renyah. Beberapa keripik buah yang bisa Anda temukan di antaranya adalah keripik apel, nangka, salak, kelengkeng, rambutan dan semangka.
Keripik buah tersedia dalam beragam merek dagang. Anda bisa membelinya di pusat oleh-oleh dan juga kawasan tempat wisata di Malang.

5. Keripik Tempe


Selain buah apel, Malang juga dikenal sebagai penghasil tempe. Anda bisa dengan mudah menemukan keripik tempe ini hampir di setiap sudut kota Malang. Ingin merasakan pengalaman membeli keripik tempe yang berbeda? Datang saja ke Kampung Sanan yang terletak di Kecamatan Belimbing.
Kampung Sanan dikenal sebagai sentra penghasil keripik tempe di Malang. Hampir semua warga di sini memiliki bidang usaha tak jauh dari produksi keripik tempe mulai dari pemasok tempe, pengiris tempe sampai pembungkus keripik tempe.
Keripik tempe khas Kampung Sanan hadir dalam berbagai varian rasa seperti keju, barbeque, rumput laut, pizza dan jagung manis.

6. Keripik Ceker

Tak hanya keripik buah dan keripik tempe, Malang juga ternyata punya keripik ceker istimewa. Oleh warga Malang, ceker ayam diolah menjadi keripik yang garing, renyah dan rasanya gurih nikmat. Keripik ceker dipercaya mengandung banyak kebaikan bagi tubuh seperti asam amino, kolagen dan kalsium.
Keripik ceker dapat Anda temukan di banyak pusat oleh-oleh khas Malang. Keripik ini dikemas dalam berbagai ukuran, silakan pilih ukuran yang paling sesuai dengan Anda.

7. Frozen Bakso

Menikmati bakso di kota aslinya memang sangat nikmat. Menyantap bakso hangat di tengah udara kota Malang yang sejuk cenderung dingin bisa menjadi pengalaman tak terlupakan. Untuk menghindari kerinduan Anda pada bakso Malang setibanya di rumah nanti, jangan lupa membeli bakso beku atau frozen bakso.
Salah satu tempat yang menyediakan oleh-oleh ini adalah Bakso President yang berlokasi di Jalan Batanghari. Selain bakso beku yang tahan sampai hitungan bulan jika disimpan di dalam lemari es, tempat wisata kuliner ini juga menyediakan bumbunya. Nantinya, Anda bisa membuat bakso Malang sendiri di rumah.
Rabu, 26 April 2017

Restoran Di PUNCAK Yang Harus Kamu Coba!

1. Meranti Restaurant, Puncak Pass Resort


 Meranti Restaurant adalah salah satu restoran yang bener-bener klasik disini! Gue yakin pasti kalau kalian udah pernah ke Puncak Pass, pernah kesini. Dari dulu sampai sekarang, interiornya nggak diganti-ganti, keren deh!

2.Waringin Restaurant, Puncak Pass Resort

Inget nggak jaman kecil ke Puncak Pass cuman untuk demi makan Poffertjesnya? Nah ini adalah restoran yang bertanggung jawab atas ahal itu! Enak deh kalau lagi di daerah sini dingin dingin makan poffertjes anget dan super terkenalnya!

Kuliner Kekinian di Bandung

1. Kue Cubit Green Tea

Siapa yang tidak tahu kue cubit? Inilah jajanan masa SD yang murah meriah dan ngangenin. Kue cubit terbuat dari adonan telur ayam, tepung terigu, gula pasir, dan margarin. Sederhana dan mudah dibuat. Jika dulu kue cubit hanya diberi topping meises warna-warni, kini kue cubit dibuat lebih “keren” dengan rasa green tea. Dengan semakin menjamurnya kue cubit green tea, banyak juga penjual yang hanya sekedar membuat kue cubit dengan warna hijau seperti green tea. Nah, kalau Klikers ingin mencicipi kue cubit green tea yang enak, Klikers dapat membelinya di dekat Sekolah Aloysius, Jl Sultan Agung, di depan Rumah Makan Legoh. Kue cubit Green Tea lainnya yang juga terkenal di Bandung adalah kue cubit di depan gerbang SMAN 3 Jalan Kalimantan. Kue cubit Green Tea adalah kuliner kekinian di Bandung yang paling ngetop saat ini.

 2. Martabak Kitkat Green Tea

Harus diakui, kuliner dengan bahan green tea sedang kekinian banget saat ini. Selain kue cubit Green Tea, kuliner green tea yang sedang naik daun adalah Martabak Kitkat Green Tea. Anda dapat membeli Martabak Kitkat Green Tea ini di Martabak Nikmat Andir di Jl Jenderal Sudirman 413. Martabak Kitkat Green Tea ini menggunakan adonan yang juga diberi rasa green tea, lalu diberi topping potongan-potongan Kitkat Green Tea dan parutan cokelat Green Tea. Citarasa green tea-nya sangat terasa dengan rasa manis yang tidak giung. Selain Martabak Kitkat Green Tea, martabak kekinian di Martabak Nikmat Andir adalah Martabak Ovomaltine dan Martabak Tipis Nutella Keju.

 3. Charcoal Burger
Kuliner kekinian di Bandung berikutnya adalah Charcoal Burger. Charcoal burger ini memiliki tampilan yang unik karena rotinya (bun) berwarna hitam arang. Jika makanan hitam biasanya diidentikan dengan gosong, maka tidak demikian halnya dengan charcoal burger. Warna hitam dari charcoal burger ini bersumber dari bamboo charcoal yang dapat dikonsumsi, bahkan baik untuk kesehatan. Citarasa lezatnya terasa unik dibandingkan dengan roti biasa. Anda dapat menyantap charcoal burger di Alberto’s Café di Jln Babakan Jeruk II No 1 (belokan sebelah hotel VIO), atau di Sonoma Restaurant di Jl Bengawan No 33, atau di Burgerocks di Jln Riau 18 (seberang RSIA Limijati), Bandung.


Rabu, 15 Maret 2017

Pedasnya 5 Sate Taichan Bandung Ini Memang bikin ketagihan

 1. BABAKARAN


 Jika sebelumnya kita lebih mengenal Babakaran yang berkolaborasi dengan taichan goreng, kali ini mereka punya konsep baru, lho. Tenang Foodee, sate pedas asin khas di sini gak berganti tampilan dan penyajian kok. Babakaran masih punya menu sate pedas asin tanpa bumbu kacang dengan pilihan varian sate hingga 16 jenis! Mulai dari ayam, sapi, hingga seafood pun tersedia di sini. Tapi, yang paling favorit di sini adalah tiga pilihan sambal pedasnya yang bikin ketagihan!
2. BRAGA PUNYA CERITA


Siapa yang tahu kalau di restoran yang berlokasi di jalan Braga ini punya menu sate taichan yang asik banget buat dicoba? Restoran bernuansa Bandung heritage ini juga gak mau ketinggalan kekinian. Bagi Foodee yang sedang menggemari sate bercita rasa pedas asing ini, Braga Punya Cerita yang baru saja mengeluarkan menu sate taichan bisa banget dijajal. Menikmati serunya suasana Braga sambil makan sate taichan pedas, kapan lagi?

3. SATE TAICHAN DSHP
 

Kalau Foodee sedang bermain-main di daerah Sultan Agung, sate taichan DSHP yang berada di Kawasan 27 ini bisa jadi tempat persinggahan untuk mengusir rasa lapar, nih. Menurut banyak penggemar sate taichan, sate taichan ala DSHP ini recomended banget! Foodee bisa menikmati seporsi sate taichan lengkap dengan potongan lontong dan siraman kuah sambal pedas yang sukses membuat kita berlinang air mata. Habisnya, pedasnya memang gak main-main. Sebagai penikmat makanan pedas, sate taichan DSHP gak boleh ketinggalan untuk dicoba.

4. SATE DJ

Jauh sebelum sate taichan nge-hits, sate DJ sudah mengeluarkan menu sate asin pedas yang bikin tempat makan ini selalu penuh dengan antrian. Bedanya dengan sate taichan kebanyakan, sate DJ tidak disajikan dengan seporsi sambal pedas menggugah selera. Sumber rasa pedas dari sate satu ini justru terletak pada potongan-potongan dagingnya yang sudah di-marinated terlebih dahulu, lho. Unik ya? Kalau Foodee merasa aneh dengan sate yang tidak dilengkapi condiment apa pun, Foodee bisa kok memesan bumbu kacangnya secara terpisah. Tapi, kalau mau kemari, Foodee harus bersiap-siap antri ya.

5. SATE DUIT
 
 Satu lagi sate tanpa bumbu kacang yang punya penyajian yang bikin kita penasaran. Ada perbedaan mencolok antara sate duit dengan sate taichan lainnya. Di sini, Foodee bakal disuguhkan dengan sate-sate dari berbagai belahan dunia yang diolah dengan bumbu gak kalah unik. misalnya, untuk sate rupiah, Foodee bisa mencoba sensasi makan sate ditemani sambal matah yang nikmat. Atau coba juga varian sate mereka yang paling tersohor, yakni sate dinar yang diolah dengan bumbu khas timur tengah yang berempah. Hmmm, benar-benar bikin penasaran ya?